<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments for الرحمن على العرش استوى</title>
	<atom:link href="http://faidzin.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://faidzin.wordpress.com</link>
	<description>Harap bershalawat ketika menemui kata Rasulullah atau yang semakna, walaupun tidak tertulis lafaznya di dalam tulisan blog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 09 Dec 2009 02:32:38 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Comment on Beda Jamaah Tarbiyah, Hizbut Tahrir, Tabligh dan Salafiy by faidzin</title>
		<link>http://faidzin.wordpress.com/2008/01/03/beda-jamaah-tarbiyah-hizbut-tahrir-tabligh-dan-salafiy/#comment-156</link>
		<dc:creator>faidzin</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Dec 2009 02:32:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://faidzin.wordpress.com/2008/01/03/beda-jamaah-tarbiyah-hizbut-tahrir-tabligh-dan-salafiy/#comment-156</guid>
		<description>Setiap orang, kelompok, pihak dll memiliki sisi2 kebenaran dan kesalahan. Yang bisa ditimbang adalah apakah orang, kelompok atau pihak tersebut lebih dekat kepada kebenaran atau kesalahan. Untuk Ahmadiyah, maka mereka lebih dekat kepada kesesatan dan bahkan mereka melanggar batas-batas asasi dalam Islam, maka mereka sesat.
Berdasarkan pendapat Lajnah Daimah (MUI Arab Saudi) jamaah yang paling mendekati kebenaran adalah Ahlussunnah yaitu Ahlul Hadits. 
Untuk kelompok2 lain yang saya sebutkan dalam tulisan seperti Tarbiyah, HT dan Tabligh mereka memiliki sisi kebenaran dan kesalahan namun sepanjang yang saya ketahui kesalahan mereka tidak seperti ahmadiyah yang menjatuhkan mereka kedalam kesesatan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Setiap orang, kelompok, pihak dll memiliki sisi2 kebenaran dan kesalahan. Yang bisa ditimbang adalah apakah orang, kelompok atau pihak tersebut lebih dekat kepada kebenaran atau kesalahan. Untuk Ahmadiyah, maka mereka lebih dekat kepada kesesatan dan bahkan mereka melanggar batas-batas asasi dalam Islam, maka mereka sesat.<br />
Berdasarkan pendapat Lajnah Daimah (MUI Arab Saudi) jamaah yang paling mendekati kebenaran adalah Ahlussunnah yaitu Ahlul Hadits.<br />
Untuk kelompok2 lain yang saya sebutkan dalam tulisan seperti Tarbiyah, HT dan Tabligh mereka memiliki sisi kebenaran dan kesalahan namun sepanjang yang saya ketahui kesalahan mereka tidak seperti ahmadiyah yang menjatuhkan mereka kedalam kesesatan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Bantahan Terhadap Buku “Ternyata Akhirat Tidak Kekal” Karangan Agus Mustofa by faidzin</title>
		<link>http://faidzin.wordpress.com/2007/09/04/bantahan-terhadap-buku-%e2%80%9cternyata-akhirat-tidak-kekal%e2%80%9d-karangan-agus-mustofa/#comment-155</link>
		<dc:creator>faidzin</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Dec 2009 02:24:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://faidzin.wordpress.com/2007/09/04/bantahan-terhadap-buku-%e2%80%9cternyata-akhirat-tidak-kekal%e2%80%9d-karangan-agus-mustofa/#comment-155</guid>
		<description>Terimakasih pak Mahmood
Kita memang tidak boleh berpangku tangan. Kita harus beramal sebaik-baiknya dengan tangan kita menggunakan akal kita.
Namun perlu diperhatikan bahwa wujud amal (tidak berpangku tangannya) dan pemikiran kita itu BUKAN DENGAN MEMBUAT ITIKAD-ITIKAD BARU yang tidak dikenal sebelumnya oleh para salafus sholeh. 
Sesungguhnya banyak sekali agenda amal kita yang harus diperbuat: menyelamatkan akidah umat, mengajarkan ibadah yang benar dan seterusnya. Namun tidak ada di antara agenda itu adalah menemukan &quot;kebenaran&quot; yang baru karena sesungguhnya tidak ada hal yang mengarahkan kita ke surga (kebenaran) kecuali telah dijelaskan oleh Rasulullah. Tidak ada kewenangan bagi kita untuk menentukan suatu hal yang &quot;baru&quot; kita temukan di abad ini sebagai kebenaran.
Wallahualam
Terimakasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terimakasih pak Mahmood<br />
Kita memang tidak boleh berpangku tangan. Kita harus beramal sebaik-baiknya dengan tangan kita menggunakan akal kita.<br />
Namun perlu diperhatikan bahwa wujud amal (tidak berpangku tangannya) dan pemikiran kita itu BUKAN DENGAN MEMBUAT ITIKAD-ITIKAD BARU yang tidak dikenal sebelumnya oleh para salafus sholeh.<br />
Sesungguhnya banyak sekali agenda amal kita yang harus diperbuat: menyelamatkan akidah umat, mengajarkan ibadah yang benar dan seterusnya. Namun tidak ada di antara agenda itu adalah menemukan &#8220;kebenaran&#8221; yang baru karena sesungguhnya tidak ada hal yang mengarahkan kita ke surga (kebenaran) kecuali telah dijelaskan oleh Rasulullah. Tidak ada kewenangan bagi kita untuk menentukan suatu hal yang &#8220;baru&#8221; kita temukan di abad ini sebagai kebenaran.<br />
Wallahualam<br />
Terimakasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Bantahan Terhadap Buku “Ternyata Akhirat Tidak Kekal” Karangan Agus Mustofa by faidzin</title>
		<link>http://faidzin.wordpress.com/2007/09/04/bantahan-terhadap-buku-%e2%80%9cternyata-akhirat-tidak-kekal%e2%80%9d-karangan-agus-mustofa/#comment-154</link>
		<dc:creator>faidzin</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Dec 2009 02:14:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://faidzin.wordpress.com/2007/09/04/bantahan-terhadap-buku-%e2%80%9cternyata-akhirat-tidak-kekal%e2%80%9d-karangan-agus-mustofa/#comment-154</guid>
		<description>Terimakasih pak Mely.
Insya Alloh kita berusaha untuk mendasarkan pada ilmu yang satu yaitu ilmu sesuai apa yang Alloh ajarkan melalui Rasulnya dan kemudian melalui para shahabatnya dan terus melalui para ulama sampai kita sekarang ini. Inilah ilmu yang satu itu.
Ilmu yang satu yang bersumber dari Rasulullah dan terus sampai para ulama yang sholeh saat ini tidak ditambahi dan tidak dikurangi dengan logic atau pun apapun . Itulah ilmu yang satu.
Wallahualam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terimakasih pak Mely.<br />
Insya Alloh kita berusaha untuk mendasarkan pada ilmu yang satu yaitu ilmu sesuai apa yang Alloh ajarkan melalui Rasulnya dan kemudian melalui para shahabatnya dan terus melalui para ulama sampai kita sekarang ini. Inilah ilmu yang satu itu.<br />
Ilmu yang satu yang bersumber dari Rasulullah dan terus sampai para ulama yang sholeh saat ini tidak ditambahi dan tidak dikurangi dengan logic atau pun apapun . Itulah ilmu yang satu.<br />
Wallahualam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Beda Jamaah Tarbiyah, Hizbut Tahrir, Tabligh dan Salafiy by Aboud</title>
		<link>http://faidzin.wordpress.com/2008/01/03/beda-jamaah-tarbiyah-hizbut-tahrir-tabligh-dan-salafiy/#comment-151</link>
		<dc:creator>Aboud</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Nov 2009 08:42:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://faidzin.wordpress.com/2008/01/03/beda-jamaah-tarbiyah-hizbut-tahrir-tabligh-dan-salafiy/#comment-151</guid>
		<description>Assalammu&#039;alaikum wr wb

Ustadz, mohon maaf numpang nanya nih berhubung saya juga lg pengen belajar Islam....habisan malu masa kalah sma muallaf hehe

anu...jadi organisasi2 yg ustadz sebutkan diatas masuk kategori &quot;menyimpang&quot; atau &quot;sesat&quot; gak kayak semacam Ahmadiyah ? gitu aja...trima kasih banyak

wassalam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalammu&#8217;alaikum wr wb</p>
<p>Ustadz, mohon maaf numpang nanya nih berhubung saya juga lg pengen belajar Islam&#8230;.habisan malu masa kalah sma muallaf hehe</p>
<p>anu&#8230;jadi organisasi2 yg ustadz sebutkan diatas masuk kategori &#8220;menyimpang&#8221; atau &#8220;sesat&#8221; gak kayak semacam Ahmadiyah ? gitu aja&#8230;trima kasih banyak</p>
<p>wassalam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Bantahan Terhadap Buku “Ternyata Akhirat Tidak Kekal” Karangan Agus Mustofa by mahmood aqil</title>
		<link>http://faidzin.wordpress.com/2007/09/04/bantahan-terhadap-buku-%e2%80%9cternyata-akhirat-tidak-kekal%e2%80%9d-karangan-agus-mustofa/#comment-150</link>
		<dc:creator>mahmood aqil</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 13:05:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://faidzin.wordpress.com/2007/09/04/bantahan-terhadap-buku-%e2%80%9cternyata-akhirat-tidak-kekal%e2%80%9d-karangan-agus-mustofa/#comment-150</guid>
		<description>&quot;Kalau sekiranya kami menurunkan Al-Quran ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan takut kepada Allah. Dan perumpamaan-perumpamaan itu kami buat untuk MANUSIA supaya mereka BERFIKIR.&quot; (QS. 59:21)

jadi jelas Al-Quran diturunkan agar manusia berfikir, bukan karena Para Shahabat Rasul sebagai generasi terbaik dan kita bukan generesi terbaik lalu kita berpangku tangan begitu saja untuk menemukan kebenaran yang masih banyak belum kita ketahui, karena Al-Quran sangat universal, bukan hanya untuk masa Rasulullah, tetapi juga masa sekarang dan masa yang akan datang, jadi sepatutnyalah kita tetap mempelajari, mengaji dan merenungi isi kandungan Al-Quran walaupun kita bukan generasi terbaik.
semoga Allah SWT memberikan ampunanNya yang besar pada kita semua hambanNya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Kalau sekiranya kami menurunkan Al-Quran ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan takut kepada Allah. Dan perumpamaan-perumpamaan itu kami buat untuk MANUSIA supaya mereka BERFIKIR.&#8221; (QS. 59:21)</p>
<p>jadi jelas Al-Quran diturunkan agar manusia berfikir, bukan karena Para Shahabat Rasul sebagai generasi terbaik dan kita bukan generesi terbaik lalu kita berpangku tangan begitu saja untuk menemukan kebenaran yang masih banyak belum kita ketahui, karena Al-Quran sangat universal, bukan hanya untuk masa Rasulullah, tetapi juga masa sekarang dan masa yang akan datang, jadi sepatutnyalah kita tetap mempelajari, mengaji dan merenungi isi kandungan Al-Quran walaupun kita bukan generasi terbaik.<br />
semoga Allah SWT memberikan ampunanNya yang besar pada kita semua hambanNya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
